Kumpulan Nama-Nama Bulan-Bulan Islam Dan Artinya
Kumpulan Nama-Nama Bulan-Bulan Islam Dan Artinya

Kumpulan Nama-Nama Bulan-Bulan Islam Dan Artinya

Berikut adalah nama-nama dan arti dari bulan islam (hijriah) 1. Bulan Muharram Pada bulan Muharram, bulan ini menjadi bulan yang pertama pada bulan hijriah. bulan Muharram memiliki arti atau makna yakni yang diharamkam.


Tokohsebelah.com- Di Indonesia terdapat banyak nama-nama bulan berdasarkan ketentuan. Dan ada pula ketentuan bulan biasa atau yang biasa dikenal  orang awam dengan sebutan  bulan Masehi. Akan tetapi, pada kali ini akan membahas tentang nama-nama pada bulan islam atau biasa disebut dengan bulan hijriah.

Pada kalender islam (hijriah) proses penetapannya yaitu menggunakan titik edar bulan sebagai sumber acuannya. Sedangkan, kalender umum (masehi) menggunakan titik edar matahari. Penetapan bulan Hijriah ini dlakukan ketika pada masa  Khalifah umar bin khatab. Seperti halnya pada bulan biasa (Masehi) jumlah bulan pada bulan hijriah yaitu berjumlah 12 bulan, dan di setiap bulannya terdapat kurang lebih 29-30 hari. Penetapan bulan hijriah ini dilakukan berdasarkan nama-nama bulan yang sebelumnya telah ada di tanah Arab.

 Berikut adalah nama-nama dan arti dari bulan islam (hijriah) 

1. Bulan Muharram
Pada bulan Muharram,  bulan ini menjadi bulan yang pertama pada bulan hijriah. bulan Muharram memiliki arti atau makna yakni yang diharamkam. Alasan mengapa bulan ini bermakna yang diharamkan yaitu karena pada masa itu dilarang atau diharamkan untuk melakukan perang. Maka dari itu bulan ini termasuk bulan yang suci pada bulan hijriah.

2. Bulan Shafar
Pada bulan Shafar, bulan ini mengandung arti  yaitu yang berarti kosong. Mengapa dinamakan shafar, karena perkampungan arab pada masa itu kosong. Karena ditinggal penduduknya untuk berperang. Maka dari itu dinamakan atau diartikan sebagai shafar atau kosong.

3. Bulan Rabi’ul awal
Pada bulan Rabi’ul awal, terdiri dari 2 kata yakni rabi’ yang berarti menetap, dan awal yang berarti pertama. Dapat diartikan pada bulan ini menandakan kembalinya penduduk arab kembali ke rumah dan kembali menetap. Pada  bulan ini Nabi Muhammad lahir kedunia dan pada bulan ini pula Nabi Muhammad wafat.

4. Bulan Rabi’ul akhir
Pada bulan Rabi’ul akhir yaitu berarti menetapnya kaum adam atau laki-laki untuk terakhir. Dan ada pula yang menyebutkan bahwa bulan ini tengah bertepatan dengan datangnya periode musim semi.

5. Bulan Jumadil awal
Pada bulan Jumadil awal, terdiri dari kata jumadi yaitu yang berarti kering, dan juga berasal dari kata awal yaitu yang berarti pertama. Yaitu dapat diperjelas makana dari bulan jumadil awal yaitu dimana bertepatan dengan datangnya musim kemarau ditanah arab, hingga terjadilah kekeringan pada masa itu.

6. Bulan Jumadil akhir
Pada bulan Jumadil akhir, terdiri dari kata jumadi yaitu yang berarti kering, dan juga kata akhir yang berarti akhir. makna dari bulan jumadil akhir yaitu musim kemarau yang akan segera berakhir pada masa itu ditanah arab.

7. Bulan Rojab
Bulan rajab  sendiri memiliki makna atau arti yaitu mulia. Pada bulan rajab, Masyarakat tanah Arab dilarang melakukan perbuatan yang mengandung kekerasan, yaitu berperang dengan sesama. B ulan Rajab termasuk dalam  bulan yang suci yaitu karena pada bulan ini tidak terjadi atau terhindar dari peperangan.

8. Bulan Sya’ban
Bulan Sya’ban memiliki arti yaitu berkelompok. Pada masa itu orang-orang ditanah Arab melakukan kegiatan secara berkelompok dalam mencari nafkah. Pada bulan ini telah bertepatan pula dengan peristiwa penting ditanah Arab yaitu perpindahan kiblat dari Baitul Muqaddas ke Ka’bah atau yang disebut baitullah.

9. Bulan Ramadhan
Bulan ramadhan memiliki arti yakni sangat panas. Pada bulan sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-quran pada surat Al-Baqarah ayat 183 dengan terjemahannya sebagai berikut  : “Hai orang-orang yang beriman!  diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Al-Baqarah: 183). Telah jelas Allah memerintahkan pada  seluruh hambanya untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Karena hukumnya juga sudah  termasuk wajib. Jadi, apabila tidak dikerjakan maka dosalah yang akan kita terima. Pada bulan puasa atau bulan Ramadhan dianjurkan untuk banyak melakukan ibadah sunnah, infaq, shadaqah, tadarus Al-quran, dan masih banyak lagi amalan-amalan yang dapat menambah pahala kita berpuasa.

Dan menjadikan puasa kita menjadi sempurna. Perbedaan pada bulan Ramadhan dengan bulan-bulan yaitu pada bulan ini setelah melaksanakan shalat wajib isya’ dilakukan ibadah shalat tarawih diikuti dengan  shalat sunnah witir 3 rakaat. Dan juga pada saat dini hari tepatnya sebelum dilakasanakan shalat fardhu shubuh dianjurkan untuk orang-orang yang hendak akan melaksanakan amalan puasa yaitu melakukan makan sahur. Selain untuk membuat kita menjadi kuat saat melaksanakan aktivitas ditengah-tengah menjalankan ibadah puasa, kita juga mendapat amalan sunnah ketika melakukan kegiatan sahur tersebut. Selain itu, kita juga dapat lebih mempererat hubungan kekeluargaan diantara anggota keluarga yang lain. Ketika waktu siang ketika berpuasa, dan sedang tidak melakukan aktivitas apapun dianjurkan kita untuk beristirahat atau tidur. Anjuran ini bukan berarti dapat dilaksanakan dengan tidak ada manfaat dibaliknya.

Manfaat atau tujuan dari tidur ketika sedang berpuasa pada siang hari adalah untuk diri dari perbuatan yang mengarah kepada maksiat atau kegiatan yang bersifat negatif yang dapat mengurangi pahala puasa kita.  Atau kita dapat melakukan hal yang dapat menambah pahala sep erti tadarus Al-quran, membersihkan mushola/masjid/surau. Dalam bulan suci ramadhan ini banyak sekolah-sekolah atau penyelenggara pendidikan formal lainnya mengadakan kegiatan pesantren kilat. Yaitu dimana para siswa -siswi diajarkan beragam hal yang berkaitan dengan bulan puasa atau seputar agama islam. Pada bulan ramadhan juga dianjurkan kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan berlomba-lomba meraih kemuliaan pada malam lailatul qadar yang terdapat pada 10 hari terakhir bulan ramadhan dan pada malam-malam ganjil. Dan  pada bulan ini pula kita dapat menjadi insan yang lebih baik dan mengurangi hal-hal yang bersifat maksiat.

10. Bulan Syawwal
Bulan Syawwal memiliki arti yakni kebahagiaan. Kebahagiaan yang dimaksud yakni karena kita telah menjalankan ibadah puas a selama 30 hari, dan menjadi insan yang kembali fitrah atau fitri yang berarti suci. Pada hari pertama pada bulan ini manusia diharamkan untuk melakukan ibadah puasa. Karena pada pada hari itu adalah hari dimana seluruh manusia harus merasakan kebahagiann. Kebahagiaaan bersama keluarga tercinta, sahabat, ataupun saudara-saudara terdekatnya.

11. Bulan Dzulqa’dah
Pada bulan ini berasal dari 2 suku kata yaitu dzul yang berarti pemilik , dan qa’dah yaitu yang berarti duduk. Maksud dari kedua makna tersebut adalah masyarakat tanah Arab duduk, dan sangat dilarang untuk  berperang. Karena bulan ini termasuk bulan yang suci dalam kalender islam atau kalender hijriah. Dan pada bulan ini diharamkan untuk masyarakat tanah Arab untuk berperang.

12. Bulan Dzulhijjah
Bulan Dzulhijjah dapat bermakna yang menunaikan haji. Pada bulan ini terdapat orang-orang yang melaksanakan ibadah haji di tanah suci, dan pelaksanaan hari raya idul adha. Dan bulan ini termasuk bulan yang suci pada kalender islam atau hijriah.
Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Seorang blogger yang selalu memberikan motivasi baru dan menshering hal-hal yang positif.