Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Janda
Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Janda

Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Janda

Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Janda Dalam ajaran islam, ketika sesuatu yang baik itu di anjurkan dan di perintahkan, di baliknya pasti di temukan adanya hikmah tersendiri. Dan hal ini tidak mengecualikan terhadap anjuran melakukan santunan terhadap dua golongan yang perlu di kasihi ini. Diantara hikmah tersebut adalah sebagai berikut :


Tokohsebelah.com-Janda dan anak yatim merupakan dua golongan yang sangat patut untuk diberi perhatian tersendiri. Di Indonesia sendiri tentu saja tidak sedikit di temukan dua golongan ini. Tidak dapat di pungkiri, kategori anak yatim maupun janda ini berbeda-beda. Beberapa di antara merkea mungkin adalah orang mampu dan tidak memerlukan bantuan. Akan tetapi bagaimana pun juga mayoritas anak yatim dan janda adalah kaum yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan baik secara materi maupun sosial.

Berbicara lebih dalam tentang membantu anak yatim dan janda, dalam agama Islam hal ini sangatlah di tekankan. Bahkan, tidak sedikit ayat dan hadits yang membahas tentang anak yatim secara khusus. Hal ini menunjukkan bahwasanya agama pun sudah memeperhatikan mereka sejak ajarannya pertama kali di turunkan. Oleh karena itu, sebagai umat muslim pun juga harus meneladani dan mengikuti apa yang telah di ajarkan agamanya tersebut.
Salah satu hal yang sangat banyak di bahas dalam agama ini tentu saja tidak lain adalah terkait dengan santunan. Secara sosial pun, menyantuni anak yatim juga merupakan suatu perilaku atau kegiatan yang sangat di anjurkan karena memiliki nilai kepedulian yang tinggi terhadap orang yang membutuhkan. Nah, untuk mengetahui lebih dalam tentang menyantuni anak yatim dan janda, Anda bisa menemukan ulasannya di bawah ini.

Islam Sangat Memperhatikan Anak Yatim Dan Janda
Berkaitan dengan anak yatim, jika kita tengah membaca alqur’an tentu saja tidak jarang menemukan pembahasan dengan tema ini. Bahkan dalam hal ini Rasulullah mengajarkan untuk senantiasa memperhatikan anak yatim dengan di buktikan sebuah hadits yang menyatakan bahwasa Rasulullah pernah berkata di antara beliau dengan anak yatim di syurga seperi ibu jari dan jari tengah. Oleh karena itu sebagai umat beliau, pada dasarnya kita pun harus senantiasa memperhatikan anak yatim ini. Dalam beberapa ayat pun Al-Qur’an melarang untuk menyakiti anak yatim, bahkan menghardik mereka yang menggunakan hartanya dengan semena-mena. Hal ini karena anak yatim memang harus di perhatikan dengan baik dan di bantu, bukan malah di sakiti dan di rampas harta yang dia miliki.

Sedangkan berbicara mengenai janda, dalam hal ini janda merupakan salah satu golongan yang juga mendapatkan perhatian khusus dalam agama islam. Pasalnya, sebenarnya janda ini hanya sebatas status saja, akan tetapi, seorang menjadi seorang janda tidaklah mudah.

Tidak hanya karena harus merawat putra-putrinya sendiri, seorang janda kerap mendapatkan berbagai cobaan moral dari masyarakat. Karena itulah, Islam pun memberikan perhatian kepada janda secara khusus. Bahkan, hal ini di sebutkan pula dalam hadits muttafaq ‘alaih bahwasanya pahala bagi orang yang membantu janda dan orang miskin sebagaimana pahala berjihad di jalan Allah. Dengan bantuan dan santunan serta dukungan masyarakat, maka janda yang harus berjuang seorang diri bisa terkuatkan hatinya untuk tetap teguh menjalani kehidupan yang berta tersebut.

Waktu-Waktu Untuk Santunan Anak Yatim Dan Janda
Waktu untuk sedekah atau katakanlah secara khusus santunan kepada anak yatim dan janda tentu saja tidaklah terbatas atau di tentukan. Jadi, kapan pun Anda ingi membantu mereka bisa langsung di salurkan. Akan tetapi, dalam hal ini ada beberapa waktu yang paling umum di pilih untuk melakukan santunan oleh masyarakat. Diantaranya seperti pada saat bulan muharrom atau bulan romadlon. Namun perlu di bedakan antara santunan anak yatim dan janda ini dengan zakat jika Anda melakukannya di bulan Romadlon karena jelas keduanya berbeda.

Santunan anak yatim dan janda ini berupa shodaqoh yang hukumnya sunnah. Sedangkan untuk zakat merupakan rukun islam yang hukumnya wajib di keluarkan setiap bulan romadlon. Selanjutnya, masih berkaitan dengan waktu, perlu Anda ketahui bahwa tidak jarang orang-orang melakukan santunan pula pada acara tertentu yang mereka hajatkan. Sehingga bisa di tegaskan ulang bahwa sebenarnya waktu untuk melakukan santunan anak yatim ini bebas tanpa adanya aturan tertentu.

Hikmah Menyantuni Anak Yatim Dan Janda Dalam Kehidupan
Dalam ajaran islam, ketika sesuatu yang baik itu di anjurkan dan di perintahkan, di baliknya pasti di temukan adanya hikmah tersendiri. Dan hal ini tidak mengecualikan terhadap anjuran melakukan santunan terhadap dua golongan yang perlu di kasihi ini. Diantara hikmah  tersebut adalah sebagai berikut :

1. Berbagi antar sesama dalam lingkup sosial
Dalam kehidupan masyarakat, tentu saja berbagi antara sesama merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk di tekankan. Oleh karena itu, penting bagi Anda memberikan perhatian dan bantuan lebih pada janda maupun anak yatim untuk bisa merasakan indahnya berbagi antar sesama manusia. Hal ini tidak akan pernah sia-sia sekalipun nilainya tidak terlalu banyak. asalkan Anda mau berbagi, tentu saja sudah ada nilai plusnya tersendiri.

2. Mendapatkan keutamaan di mata Allah
Bukan hanya dalam lingkup sosial, di mata Allah pun Anda akan mendapatkan keutamaan lebih. Sebagaimana sudah di jelaskan dalam berbagai hadits maupun ayat bahwa islam sangat peduli terhadap anak yatim maupun janda. Dan bagi siapa pun yang membantu meringankan beban mereka tentu saja akan mendapatkan pahala. Selain pahala yang bisa di jadikan tabungan di akhirat kelak, kita juga akan mendapatkan keuntungan tersendiri dengan keutamaan yang di dapan di hadapan Allah swt.

3. Menambah berkahnya rizqi
Dalam harta yang kita miliki, seluruhnya bukanlah milik kita dan itu hanya titipan. Perlu di ketahui pula bahwasanya dalam harta tersebut terdapat hak-hak orang tidak mampu dimana diantaranya adalah anak yatim dan janda. Jika hak tersebut tidak di tasarufkan sebagaimana mestinya, maka keberkahan rizqi pun akan turut berkurang. Sebaliknya, jika Anda mau berbagi dengan orang yang membutuhkan, maka keberkahan rizqi pun akan semakin bertambah.

4. Ikut merasakan kepedihan hidup anak yatim dan janda
Yang terakhir, dengan ikut serta berbagi materi dengan anak yatim maupun janda, secara tidak langsung akan membuat kita ikut merasakan bagaimana pedihnya hidup mereka. Selain itu, kita juga bisa merasa lega karena bisa ikut meringankan beban tersebut.

5. Mendapatkan banyak pelajaran moral yang berharga
Dengan ikut serta membantu anak yatim dan janda yang tidak memiliki keluarga lengkap, maka kita pun akan ikut menyadari seberapa pentingnya keluarga dalam hidup ini. Sekaligus bisa mendorong kita untuk senantiasa bersyukur dan menyadari bahwa di luar sana masih banyak yang kekurangan dan membutuhkan banyak materi secara finansial.

Demikianlah beberapa ulasan menyantuni anak yatim dan janda. Dari sini bisa di lihat bagaimana pentingnya hal tersebut untuk senantiasa di lakukan dengan tulus. Bahkan agama pun sudah megajarkannya sejak dulu. Mengingat akan hal itu, alangkah baiknya jika santunan terhadap anak yatim ini direalisasikan secara rutin. Lagipula pada akhirnya keuntungan pun akan kembali pada kita. Jadi tetaplah kita berusaha untuk selalu memuliakan anak yatim dan janda agar kita bisa menjadi orang yang beriman Karna memuliakan anak yatim dan janda adalah sebagian dari iman.

Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Seorang blogger yang selalu memberikan motivasi baru dan menshering hal-hal yang positif.